Senin, 24 Oktober 2016

Untuk Ibu

Momentum wisuda didampingi Ibu, 26 Agustus 2014
Langkahku tak setegar dulu

Senyumku tak seceria dulu

Mataku tak lagi bersinar seperti dulu

Tapi Engkau masih seperti dulu, senantiasa mengulurkan tanganmu untuk Putrimu yang terkadang membuat  keringatmu berkucuran, tak kenal letih, hanya untuk satu hal. Untuk pendidikanku

Hari ini Engkau harus mengenal satu hal yang sama sekali tak Aku inginkan hadirnya. Engkau harus menghadapi kesakitan ditengah kerumitan kerja

Sakitmu adalah airmataku Ibu

Sakitmu adalah kelemahanku

Maafkan Putrimu yang kali ini sama sekali tak berguna untukMu

Airmataku hanya akan jadi airmata yang tak dapat mengangkat sakit dari tubuhMu, Ibu

Doaku mengiringimu Ibu, lekaslah sehat!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar