| Momentum wisuda didampingi Ibu, 26 Agustus 2014 |
Senyumku tak seceria dulu
Mataku tak lagi bersinar seperti dulu
Tapi Engkau masih seperti dulu, senantiasa mengulurkan tanganmu untuk Putrimu yang terkadang membuat keringatmu berkucuran, tak kenal letih, hanya untuk satu hal. Untuk pendidikanku
Hari ini Engkau harus mengenal satu hal yang sama sekali tak Aku inginkan hadirnya. Engkau harus menghadapi kesakitan ditengah kerumitan kerja
Sakitmu adalah airmataku Ibu
Sakitmu adalah kelemahanku
Maafkan Putrimu yang kali ini sama sekali tak berguna untukMu
Airmataku hanya akan jadi airmata yang tak dapat mengangkat sakit dari tubuhMu, Ibu
Doaku mengiringimu Ibu, lekaslah sehat!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar