![]() |
| selingan sambil menunggu narasumber diwawancarai |
Lelah. Selama 10 jam kami berdiri, mulai dari antrian tiket kereta yang panjangnya entah menyerupai apa namanya. Jalan mencari Penang Bistro untuk mengikuti diskusi, alhasil terlambat dan berdiri karena tidak dapat kursi. Alhamdulilah masih bisa menikmati kari ayam dan udang kecap yang membuat saya alergi.
Sungguh 10 jam berdiri itu lelah, syukur saya bersama orang-orang yang selalu positif thinking, pelawak dan baik. Jika tidak, betapa buruknya hari ini.
Sekarang, mereka sudah terlelap. Saya baru memanjakan kaki setelah mengedit satu tulisan soal Wilmar International Ltd yang mengeksploitasi pekerjanya. Pemiliknya orang terkaya ketujuh di Indonesia versi majalah Forbes man, buruhnya dieksploitasi/ditindas.
Sudah yaa, hayati lelah.
Bekasi, 28 Desember 2016









